PENGERTIAN SISTEM KOMUNIKASI, RELASI KOMUNIKASI antar PERSONAL & KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Oleh : Ainun Nadzifatur Rohmah (04040520097)
Halo Readers!! Bagaimana
nih kabar kalian? Masih betah untuk rebahan di rumah atau udah mulai bosen nih?
Biar nggak pada bosen, yuk kita belajar asik seputar dunia komunikasi di blog
ini.
By the way, Apa sih pertanyaan di benak Readers ketika mendengar kata sosiologi komunikasi? Ilmu yang mempelajari cara berkomunikasi seorang sosiolog? Sebenernya apa sih yang akan kita pelajari di sini? Belajar sosiologinya atau komunikasinya? Daripada kebingungan, yuk simak penjelasannya di bawah ini. Happy reading Readers!!!
SISTEM KOMUNIKASI
Berkaitan dengan peralatan canggih yang
digunakan dan mampu untuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang
terpisah jarak dan waktu. Peralatan komunikasi ini dapat menyalurkan berbagai
bentuk informasi seperti di bawah ini:
1.
Informasi audio:
penyampaian informasi berupa pesan suara.
2.
Informasi visual:
penyampaian informasi berupa pesan gambar atau video
3.
Informasi audio
visual: Penyampaian informasi berupa perpaduan atau gabungan pesan suara dan
gambar
4.
Informasi teks:
Penyampaian informasi berupa pesan tulisan atau teks
Adapun contoh peralatan komunikasi adalah
sebagai berikut:
1.
Telepon: Merupakan
alat komunikasi modern yang digunakan untuk menyampaikan informasi berupa suara
(audio). Dengan telepon, kita dapat melakukan percakapan secara real time atau
waktu sebenarnya dengan jarak yang jauh.
2. Faksmile: Mesin
faks atau faksmile adalah alat komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan
dokumen dengan cara melakukan scanning atau copy. Pengiriman tersebut melalui
jaringan telepon dengan hasil yang serupa dengan aslinya. Sampai saat ini,
mesin faks masih banyak di gunakan di kantor atau perusahaan untuk mengirimkan
surat atau dokumen penting dalam waktu yang singkat.
3. Radio: Radio
merupakan alat komunikasi searah yang mampu menerima sinyal suara yang
dipancarkan oleh pemancar radio melalui modulasi gelombang elektromagnetik. Dikatakan
searah karena radio hanya mampu menerima pesan berupa suara saja dan modulasi
merupakan proses penumpangan sinyal suara terhadap gelombang pembawa. Namun
karena bersifat searah, sejatinya radio ini merupakan peralatan penyampaian
informasi.
4.
Televisi: Televisi
merupakan media komunikasi yang berfungsi sebagai penerima siaran berupa audio
visual. Kata televise berasal dari Bahasa Yunani, yaitu tele yang berarti jauh
dan dari bahasa latin visio yang berarti pengalihan. Televisi dapat diartikan
sebagai alat komunikasi jarak jauh yang dapatmenerima informasi berupa gambar
yang dapat dilihat dan diidengar. Namun karena bersifat searah, sejatinya televise
ini merupakan peralatan penyampaian informasi.
5. Handphone:
Handphone atau telephone seluler merupakan perangkat komunikasi yang canggih.
Hal ini dikarenakan kemampuannya dalam menggabungkan beberapa alat komunikasi
sekaligus, seperti telepon, pager, radio, televise bahkan internet. Dengan
kecanggihannya, ponsel menjadi alat komunikasi modern yang saat ini sudah
digunakan oleh sebagian besar masyarakat di dunia.
6. Laptop: laptop
merupakan sarana portable yang juga memiliki fungsi yang sama dengan handphone,
bahkan lebih. Selain laptop kita jyga mengenaol personal computer (PC) yang
awal kemunculannya merupakan hal yang menakjubkan dalam dunia teknologi
informasi dan komunikasi. Namun seiring berkembangnya waktu, maka muncullah
laptop ini dengan beragam kelebihannya.
TEORI DAN MODEL KOMUNIKASI ANTARPRIBADI
1. Teori-teori
diri dan orang lain
a. Persepsi
terhadap diri pribadi (self perception)
b. Kesadaran
pribadi (self awareness)
c. Pengungkapan
diri (self disclosure)
2. Teori
hubungan Antartarpribadi (interpersonal relationship)
a. Memahami
hubungan antarpribadi
b. Teori-teori
pengembangan hubungan
1) Self
Disclosure
2) Social
penetration
3) Process
view
4) Social
exchange
Merupakan
upaya menjalin hubungan dengan orang lain, baik itu klien, rekan kerja, bawahan
maupun atasan sehingga sangat menentukan keberhasilan pimpinan dan organisasi
yang dipimpin.
KOMUNIKASI DAPAT DIBAGI MENJADI 5 JENIS SEBAGAI BERIKUT:
1. Komunikasi
lisan dan tulisan
2. Komunikasi
verbal dan nonverbal
3. Komunikasi
kebawah, keatas dan kesamping
4. Komunikasi
formal dan informal
5. Komunikasi
satu arah dan dua arah
FUNGSI KOMUNIKASI DALAM ORAGNISASI
1. Fungsi
informatif: Seluruh anggota organisasi berharap mendapatkan informasi yang
lebih banyak, lebih baik, dan tepat waktu.
2. Fungsi
regulatif: berkaitan dengan persatuan-persatuan yang berlaku pada suatu
organisasi.
3. Fungsi
persuasif: Melakukan persuasi dibandingkan perintah untuk hasil kerja dan
komunikasi yang lebih baik.
4. Fungsi
integratif: Menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat melakukan
tugas dan pekerjaannya dengan baik.
ENAM
GAYA KOMUNIKASI PIMPINAN
1. The
Controlling style
Gaya
komunikasi yang bersifat mengendalikan ini, ditandai dengan adanya satu kehendak
atau maksud untuk membatasi, memakai dan mengatur perilaku, pikiran dan
tanggapan orang lain.
2. The
Equalitarian style
Aspek
penting gaya komunikasi ini ialah adanya landasan kesamaan. The Equalitarian
style of communication ini ditandai dengan berlakunya arus penyebaran
pesan-pesan verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah.
3. The
Structuring style
Gaya
komunikasi yang berstruktur ini memanfaatkan pesan-pesan verbal secara tertulis
maupun lisan guna memantapkan perintah yang harus dilaksanakan, penjadwalan
tugas dan pekerjaan serta struktur organisasi.
4. The
Dynamic style
Gaya
komunikasi yang dinamis ini memiliki kecenderungan agresif, karena pengirim
pesan atau sender memahami bahwa lingkungan pekerjaanya berorientasi pada
tindakan.
5. The
Rellinguishing style
Gaya
komunikasi ini lebih mencerminkan kesediaan untuk menerima saran, pendapat
ataupun gagasan orang lain, daripada keinginan untuk memberi perintah, meskipun
pengirim pesan (sender) mempunyai hak untuk memberi perintah dan mengontrol orang
lain.
6. The
Withdrawal style
Akibat
yang muncul jika gaya ini digunakan adalah melemahnya tindak komunikasi,
artinya tidak ada keinginan dari orang-orang yang memakai gaya ini untuk
berkomunikasi dengan orang lain, karena ada beberapa persoalan ataupun
kesulitan antarpribadi yang dihadapi oleh orang-orang tersebut.
HAMBATAN
DALAM BERKOMUNIKASI
1. Hambatan
teknis: keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi
2. Hambatan
semantik: hambatan dalam proses penyampaian pengertian atau ide secara efektif
3. Hambatan manusiawi: Terjadi karena adanya faktor emosi dan prasangkan pribadi, persepsi, kecakapan atau ketidakcapaian, kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat panca indera sesorang.
Referensi:
Burhan
Bungin, Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma dan Diskursus Teknologi
Komunikasi di Masyarakat (Kencana, 2013)


Komentar
Posting Komentar